iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, DILI, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

22 orang tewas pada Ledakan di Hotel Kuba, Pemerintah TL sampaikan solidaritas

22 orang tewas pada Ledakan di Hotel Kuba, Pemerintah TL sampaikan solidaritas

Hotel Saratoga di Kuba hancur akibat sebuah ledakan yang disebabkan kebocoran gas pada jumat, 6 Mei 2022. Foto Media Kuba

DILI, 11 Mei 2022 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste (TL) melalui Menteri Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK), Adaljiza Magno menyampaikan rasa solidaritas dan belasungkawa atas ledakan yang terjadi di Hotel Saratoga, Kuba. Insiden ledakan tersebut mengakibatkan 22 orang meninggal dunia.

Hotel Saratoga, Kuba hancur akibat sebuah ledakan yang disebabkan kebocoran gas pada jumat, 6 Mei 2022.  Kini, para petugas terus menyisir puing-puing hotel yang bersejarah di Kuba itu guna mencari korban yang  difokuskan pada basement dan sub-basement bangunan tersebut.


Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Adaljiza Magno menyampaikan solidaritasnya dengan mengunjungi kantor Pusat diplomatik Kuba di Dili dengan Manager Bisnis Kuba di TL, Yudith Sánchez Espinosa. Foto Media Kuba

“Menteri Luar Negeri Timor Leste menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Kuba atas kecelakaan yang tidak menguntungkan di Hotel Saratoga, Kuba,” tulis Siaran pers yang diakses Tatoli dari Kedutaan Besar Kuba di Timor-Leste.

Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Adaljiza Magno menyampaikan solidaritasnya dengan mengunjungi kantor Pusat diplomatik Kuba di Dili dan bertemu  dengan Manager Bisnis Kuba di TL, Yudith Sánchez Espinosa.

Dalam kunjungan itu, Menteri Adaljiza  menyampaikan solidaritas  yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan masyarakat Kuba atas kecelakaan yang   terjadi di Hotel Saratoga, jumat lalu.

Menteri Adaljiza menyampaikan pesan hangat solidaritas dan dukungan kepada keluarga para korban dengan menegaskan kembali bahwa rakyat Timor-Leste akan terus bersama Kuba dalam masa-masa sulit ini.

Dalam pertemuan itu,  Menteri Adaljiza  dan Manager Bisnis Kuba di TL, Yudith juga membicarakan, hubungan persahabatan dan bilateral pada bidang kesehatan yang selama 20 tahun ini berjalan dengan baik.

Menteri Adaljiza  juga  menegaskan kembali dukungan yang tidak pernah berubah dari Pemerintah dan rakyat Timor-Leste kepada Kuba dalam perjuangannya untuk segera mencabut blokade yang diberlakukan oleh AS.

Sementara itu, Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel dan para pemimpin lainnya dari negara itu dan Havana segera datang ke lokasi kecelakaan. Petugas pemadam kebakaran dan seluruh pasukan khusus bertindak sangat cepat.

Rumah sakit bergantung pada perawatan semua yang terluka, dengan prioritas untuk menyelamatkan nyawa. Banyak relawan di ibu kota yang mendonorkan darahnya sebagai bentuk solidaritas dengan rekan senegaranya.

Sementara itu, dilansir dalam VOA Indonesia bahwa, jumlah korban meninggal dunia dalam ledakan hotel mewah di Havana, Kuba bertambah menjadi 30 jiwa.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz  

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!