iklan

EKONOMI, POLITIK, INTERNASIONAL, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Rencana Pembangunan Nasional 2023, Pemerintah gelar Dialog Inklusif dengan mitra kerja  

Rencana Pembangunan Nasional 2023, Pemerintah gelar Dialog Inklusif dengan mitra kerja  

Pemerintah Timor-Leste mengelar Dialog Inklusif dengan mitra kerja di Kementerian Keuangan, selasa (12/04). Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 12 april 2022 (TATOLI)—Pemerintah Timor-Leste (TL) mengelar Dialog Inklusif dengan mitra kerja untuk bersama menetapkan  rencana Pembangunan Nasional untuk 2023.

Dialog Inklusif yang dilakukan dengan mitra kerja seperti  sektor swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mitra pembangunan nasional serta internasional dan organisasi lainnya itu digelar di  Kementerian Keuangan, selasa ini.

Menteri Koordinator urusan Perekonomian (MKAE – tetum), Joaquim Amaral mengatakan, dialog itu untuk meningkatkan kerjasama pemerintah dengan para mitra untuk bersama melihat pencapaian yang sudah dilakukan sejak tahun 2018 -2022 dan perencanaan untuk 2023.

“Dialog ini adalah inisiatif dari Perdana Menteri bersama dengan MKAE untuk mengorganisir dialog nasional yang inklusif bersama dengan sektor swasta, LSM dan para mitra nasional dan internasional. Dialog ini untuk meningkatkan kerjasama dan melakukan evalusi  terhadap kerjasama dan kemajuan yang sudah ada ,” kata MenteriJoaquim.

Anggota pemerintah itu mengatakan,  semua pencapaian  selama ini dapat dilakukan atas kerjasama dari sektor swasta, LSM dan dukungan dari mitra pembangunan. Dialog ini adalah sarana untuk melihat kembali tantangan yang ada dan harus diperbaiki.

“Kita melihat sektor swasta membutuhkan dukungan di berbagai bidang, lingkungan yang baik dan juga aspek lain agar fungsi mereka sebagai sektor swasta bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kamar Dagang Industri (CCI-TL-Câmara Comércio Indústria Timor-Leste), urusan Infrastuktur, João Alves mengatakan, sektor swasta adalah pilar penting bagi negara untuk melakukan pembangunan nasional seperti membuka usaha dan industri lainnya.

Baginya, kewajiban CCI-TL untuk memberikan ide yang sama seperti pemerintah dengan mitra yang lain untuk pembangunan dan meningkatkan ekonomi yang berdampak dari berbagai aspek.

Pencapaian pemerintah selama 2018 – 2022 adalah keluarnya Timor-Leste dari keadaan rapuh (impasse polítika), partisipasi kaum perempuan dalam politik yang tinggi di Asia Tenggara, peningkatan nilai untuk menghadapi korupsi melalui 41/100.

Selain itu, pemerintah juga mengadakan program ‘Cesta Básica’ untuk mengurangi dampak Covid-19 kepada perekonomian keluarga dimana dalam program ini mampu memberikan lapangan kerja untuk 30.000 orang melalui perusahaan 286 yang berpartisipasi dalam program tersebut.

Partisipasi dalam forum Dialog Inklusif tersebut  dari Kementerian Pariwisata, Industri dan Perdagangan (MTKI), Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehakiman, Kementerian Keuangan, CCI-TL,  FONGTIL serta Kedutaan Besar dari berbagai negara yang ada di TL.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!