iklan

INTERNASIONAL, KESEHATAN, DILI, HEADLINE

Dua kasus baru pertama Omicron terdeteksi di Timor-Leste

Dua kasus baru pertama Omicron terdeteksi di Timor-Leste

Foto google

DILI, 02 februari 2022 (TATOLI) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan dua kasus baru Covid-19 varian Omicron pertama kali terdeteksi di Timor-Leste (TL). Varian Omicron  pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada 2021.

Direktur Umum Layanan Kesehatan, Odete da Silva Viegas mengatakan, dua kasus baru varian Omicron  terdeteksi dari delapan sampel pasien yang dikirim ke Australia.

Berita terkait : Antisipasi Omicron, Kemenkes akan lakukan Vaksin Booster pada 6.000 orang

“Sampel dari delapan pasien yang kami kirim ke Australia untuk pengujian lebih lanjut. Dari sampel itu,  menunjukkan   dua dari kasus tersebut dinyatakan positif dengan varian baru Omicron,” kata  Odete da Silva Viegas kepada wartawan di Kampung- Alor, Dili, rabu ini.

Dia menjelaskan,  untuk mengidentifikasi kasus Omicron di TL, sampel pasien harus dikirim ke Melbourne, Australia untuk pengujian lebih lanjut.

Dia menyebutkan dalam 24 jam terakhir, Kemenkes mencatat 159 kasus baru Covid-19, dan beberapa dari kasus tersebut diduga terinfeksi varian baru Omicron. “Saat ini, tiga orang dalam kondisi sedang dan dua orang dengan kondisi ringan teridentifikasi Covid-19 dan sedang  menjalani perawatan di rumah sakit,” katanya.

Berita terkait : PN minta pemerintah perketat perbatasan dan bandara cegah virus Omicron

Sementara itu, Odete  meminta masyarakat untuk tetap tenang. “Masyarakat tidak perlu panik dengan terdeteksinya Omicron di negara ini. Varian Omicron menyebar lebih cepat, tetapi infeksi penyebab Omicron tidak akan menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan infeksi varian lainnya,” tuturnya.

Odete mengimbau masyarakat untuk mempraktekkan pedoman kesehatan dan keselamatan yang direkomendasikan Kemenkes dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tetap menggunakan masker, menghindari kerumunan dan  mencuci tangan dengan air yang mengalir.

“Bagi yang belum mendapatkan vaksin Covid-19, harus mengunjungi pusat vaksinasi terdekat agar mendapatkan suntikan.  Karena, vaksin tersebut membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap varian baru,” katanya.

Dia menambahkan,  jika kasus Covid-19 meningkat dalam beberapa bulan mendatang, maka Kemenkes akan menggunakan Pusat Isolasi Tasi-Tolu untuk menampung pasien yang terinfeksi Covid-19.

Sementara itu, data dari Kemenkes hingga 1 februari 2022, Timor-Leste mencatat 20.105 kasus Covid-19. Dari total tersebut, 19.746 sembuh dan 122 meninggal dunia.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!