iklan

POLITIK, KESEHATAN, DILI, SOSIAL INKLUSIF

 APBN 2022 : $77.8 juta untuk tangani Covid-19

 APBN 2022 : $77.8 juta untuk tangani Covid-19

Perdana Menteri (PM) Taur Matan Ruak. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 30 november 2021 (TATOLI)— Perdana Menteri (PM), Taur Matan Ruak mengusulkan adanya peningkatan anggaran untuk menangani Covid-19 sebesar $37,6 juta, dengan saldo pengelolaan $40 juta lebih pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022,  dengan total dana senilai $77,8 juta.

Demikian hal tersebut diungkapkan PM, Taur Matan Ruak di Parlamen Nasional Dili, dalam diskusi anggaran APBN 2022, rabu ini.

PM Taur menjelaskan,  anggaran tersebut dengan tujuan untuk mengatasi ketidakpastian yang masih mengancam kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan Covid-19.

“Kami yakin bahwa pada akhir tahun, rakyat yang menerima imunisasi vaksin bisa  mencapai 80%. Dengan demikian memungkinkan kami untuk mengakhiri dan mencabut larangan yang terkait dengan Covid-19 dan situasi kembali normal, namun tetap  waspada,” kata PM Taur Matan Ruak.

Dikatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk merehabilitasi dan memelihara fasilitas karantina di semua tempat yang ada dan memberikan perawatan yang layak kepada warga yang dikarantina.

“Terus meningkatkan kapasitas melalui pengujian dan perolehan dosis vaksin. Kami akan memperluas kampanye kesadaran di seluruh wilayah nasional, dan melatih para profesional dan pekerja kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19,” ujarnya.

Kepala Pemerintahan ini mengatakan bahwa pada 2022, akan ada  Pemilihan Presiden Republik (Pilpres) sehingga perlu untuk menjamin semua kondisi bebas dari Covid-19, sehingga  pesta  demokrasi nanti dapat berlangsung tanpa adanya masalah.

“Pesta demokrasi Pilpres harus  dipastikan tidak turut memperparah pandemi Covid-19, sehingga segala cara dipastikan berlangsung dengan kondisi kebersihan dan keamanan yang diperlukan,” kata PM Taur.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

 

  

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!