iklan

POLITIK, PENDIDIKAN

November 2021, MEJD rekrut guru honorer

November 2021, MEJD rekrut guru honorer

Menteri Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Armindo Maia. Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 30 September 2021 (TATOLI) – Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (MEJD) pada November 2021 ini, akan merekrut guru honorer (guru kontrak) yang selama ini mengajar di berbagai sekolah di wilayah Timor-Leste (TL).

“Kami menerima data ada total  975 guru honorer. Jadi kami akan memeriksanya pada oktober ini,  dan pada november akan diadakan proses rekrutmen”,  kata Menteri Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Armindo Maia pada wartawan di Kantor Pemerintahan, Dili, kamis ini.

Menurut portal resmi MEJD menyebutkan pada pemimpin di kementerian telah mengadakan pertemuan untuk membahas rencana rekrutmen pada tahun ini. Dalam pertemuan tersebut, mereka yang bertanggung jawab membahas aturan dan kriteria rekrutmen untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang Kepegawaian dan Pendidikan Dasar.

“Calon minimal harus memiliki gelar sarjana”, kata menteri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Administrasi dan Keuangan MEJD, Antonino Pires, menyatakan kementerian saat ini memiliki sekitar 1.700 guru kontrak yang mengajar secara sukarela di seluruh wilayah. Diantaranya jumlah tersebut, 60% mengajar di sekolah swasta.

“MEJD membuat tim dan panduan untuk verifikasi data dalam penyusunan rekrutmen,” ujarnya.

Dia mengatakan, kementerian akan memulai proses perekrutan pada 975 guru kontrak dengan pengalaman profesional.  “Persyaratan rekrutmen masih dirahasiakan. Namun, saya sudah bisa mengatakan bahwa pengalaman profesional adalah salah satu kriteria untuk pekerjaan tetap. Itulah mengapa, kami akan mengutamakan guru-guru yang sudah lama bekerja,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Armindo Maia,  menyoroti pentingnya menyusun persyaratan rekrutmen guru, sehingga menjamin transparansi proses. “ Kami mulai menyusun kriteria yang terkait dengan masalah ini. Karena, kami memiliki banyak guru sukarela. Kami berharap dapat mengumumkan tanggal rekrutmen pada bulan agustus ini”, katanya.

Perlu diketahui  sebelumnya proses perekrutan dijadwalkan akan dibuka pada akhir Maret 2021, namun ditunda akibat wabah pandemi Covid-19.

Di Timor-Leste, ratusan guru mengajar secara sukarela sejak 2013, tanpa terdaftar di sistem. Kementerian melaporkan total 10.523 guru tetap dan 5.203 diangkat. Di antara 10.523 staf profesor, 8.365 tampil secara eksklusif mengajar, sedangkan sisanya 2.158 mempunyai jabatan direktur, wakil direktur, koordinator sekolah dan lainnya.

Mengenai anggaran MEJD 2021 mencakup perekrutan lebih dari 900 guru. Anggaran yang dialokasikan ke kementerian tahun ini sebesar US$111,5 juta, di antaranya 61,6 juta dolar untuk gaji dan 16,6 juta dolar untuk barang dan jasa, sementara  2,9 juta dolar untuk modal kecil dan  7 juta untuk modal pembangunan. Sedangkan, $23,1 juta untuk transfer publik.

Reporter: Isaura Lemos de Deus

Editor  : Maria Auxiliadora (penerjemah : Armandina Moniz)

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!