iklan

KESEHATAN, DILI

Alito Soares : Pasien berobat di HNGV harus cek Covid-19

Alito Soares : Pasien berobat di HNGV harus cek Covid-19

Petugas kesehatan sedang melakukan test swab. Foto Tatoli/António Gonçalves.

DILI, 24 agustus 2021 (TATOLI)— Direktur Umum Rumah Sakit Nasional (Hospital Nasional Guido Valadares) Dili,  Dr. Alito Soares mengatakan selama pandemi Covid-19, setiap pasien yang  berobat atau  berkonsultasi kesehatan  di HNGV Dili harus cek Covid-19.

Berita terkait : 26 Dokter dan 53 Perawat  HNGV positif Covid-19

“Semua pasien yang ingin lakukan konsultasi di rumah sakit khususnya  di HNGV perlu dilakukan   screening dengan tujuan untuk mencegah penyebaran virus corona pada para petugas kesehatan dan semua pasien yang dirawat di Rumah Sakit HNGV Dili,” kata Dr. Alito Soares pada wartawan di   HNGV Bidau Dili, selas ini.

Menurutnya, Rumah Sakit HNGV sama dengan rumah sakit pada umumnya di semua kotamadya dengan menerapkan beberapa persyaratan dalam pelayanan kesehatan  selama pandemi Covid-19 demi  mencegah penyebaran virus corona.

“Kami telah menyediakan beberapa tenda  di depan rumah sakit. Bagi mereka yang ingin berobat atau konsultasi  kesehatan harus  terlebih dahulu  screening Covid-19.  Jika ada pasien yang dirujuk dokter  dan menjalani rawat inap  akan dilakukan tes swab. Apabila  hasilnya negatif akan dirawat di Rumah Sakit, jika sebaliknya positif  akan masuk karantina di   Vera Cruz, Lahane dan Tasitolu,” ujarnya.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut sesuai dengan persyaratan yang direkomendasikan  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menangani covid-19, dengan mencegah penyebarannya.

Dikatakan,   jika kasus yang berada dalam stadium serius maka akan dikirimkan ke Rumah Isolasi Vera Cruz dan Lahane. Namun jika kasus tersebut tidak terlalu serius maka akan dipindahkan ke Tasitolu.

Ia juga menuturkan bagi pasien  membutuhkan pertolongan darurat  akan dilakukan pertolongan pertama, termasuk pada ibu hamil.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor: Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!