iklan

EKONOMI

ACT: Harga kopi tergantung pasar internasional

ACT: Harga kopi tergantung pasar internasional

Seorang staf dari Asosiasi Café Timor (ACT) sedang membersihkan Kopi. Foto Tatoli/António Gonçalves

DILI, 14 juli 2021 (TATOLI)- Ketua Asosiasi Café Timor (ACT), Evangelino Monteiro Soares mengatakan, meskipun jumlah produksi kopi tahun 2021 sangat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, namun harga tergantung permintaan pasar internasional.

“Harga kopi tergantung pasar. Kalau negara produsen banyak memproduksi berarti harga kopi turun. Tapi jika hujan berkurang di negara produsen otomatis produksi minim dan permintaan besar.  Jadi, harga kopi tergantung permintaan pasar,” ungkap Ketua ACT kepada Tatoli di tempat kerjanya, Fomento II, Delta, Dili, rabu ini.

Dikatakan, selain permintaan pasar, faktor lain yang mempengaruhi harga kopi, yaitu perubahan iklim.

Lebih lanjut ia menjelaskan, harga kopi juga tergantung pada jenis kopi. Misalnya, tahun lalu, harga kopi varian yang dibeli Asosiasi. Kopi ceri dibeli dengan harga $0,34 sen per kilogram dan kopi kering dibeli dengan harga $2,15 per kilogram.

Associação Café Timor (ACT) didirikan pada tahun 2016, melalui Asian Development Bank (ADB), United Nations Development Programme (UNDP), Market Development Mechanism (MDF) dan lembaga internasional lainnya.

Anggota efektif Asosiasi ini adalah 45 orang, yang berasal dari delapan kota penghasil kopi seperti Ermera, Aileu, Ainaro, Manufahi, Manatuto, Bobonaro, Liquiçá dan Oe-Cusse.

ACT juga menjadi wadah bagi perusahaan industri kopi di TL seperti Coperativa Café Timor (CCT), Olam, Peace Winds, Parcic, Hayday coffe dan lainnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor       : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!