iklan

HUKUM

KAK menerima peralatan ICT dari Uni Eropa dan UNDP

KAK menerima peralatan ICT dari Uni Eropa dan UNDP

Loggo KAK

DILI, 08 juni 2021(TATOLI)-Komisi Anti Korupsi (KAK) menerima bantuan berupa peralatan Informasi Teknologi dan Komunikasi (ICT) dari Uni Eropa dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) guna memperkuat kapasitas digital lembaga di masa pandemi Covid-19.

Duta Besar Uni Eropa untuk Timor-Leste, Andrew Jacobs, menyampaikan kegembiraannya karena dapat memberikan bantuan kepada KAK dan ia mengharapkan bantuan tersebut  bisa membantu pekerjaan KAK.

“Kami sangat senang bisa bekerjasama dengan KAK, karena mereka memiliki kunci untuk memberantas korupsi, dan kita tahu bahwa korupsi terjadi di seluruh dunia dan menjadi masalah yang sama. Untuk itu, kami sangat senang untuk bersama KAK memberantas masalah korupsi”, Andrew  kepada wartawan di Kantor KAK Farol, selasa ini.

Dilain pihak,  menurut siaran pers dari Uni Eropa, bahwa bantuan tersebut terdiri 22 laptop, 22 multi-port adaptors, empat layar komputer dan dua Uninterruptible Power Supply (UPS), dengan paket Microsoft Office.

Adanya bantuan ini, ia mengatakan bisa mengganti sistem operasi dan perangkat lunak yang sudah ketinggalan zaman, dan dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas digital institusi, terutama di saat sebagian besar staf harus bekerja dari rumah akibat pendemi Covid-19.

Dia menambahkan, inisiatif ini merupakan bagian dari pengembangan kapasitas kelembagaan guna menghadapi pandemi Covid-19 dengan program dari Pro-PALOP, Uni Eropa dan UNDP.

Program ini, katanya memperkuat pemerintahan yang efektif dari negara-negara berbahasa Portugis di Afrika dan Timor-Leste, dimana memiliki kerangka kerja legislatif yang sama. Untuk KAK, membantu pengembangan strategi Anti-Korupsi dan kampanye mencegah korupsi dengan dukungan ICT yang maksimal.

UNDP di Timor-Leste selama ini telah mendukung KAK sejak awal dengan memberikan pelatihan kepada para staf.

Ditempat yang sama, Komisaris KAK, Sergio Hornay berterima kasih kepada Uni Eropa dan UNDP yang terus meningkatkan kerjasama dengan menyerahkan bantuan berupa peralatan ICT untuk institusi KAK.

“Bantuan ini sangat berguna untuk KAK, karena digunakan untuk membantu sosialisasi pada masyarakat, dan peralataan ini akan membuat kinerja tim  ICT”, Sergio menjelaskan.

Beliau pun menginformasikan, sampai saat ini KAK sendiri belum bisa memperluas kerjanya, karena tidak memiliki fasilitas yang memadai, tetapi dengan adanya bantuan ini bisa meringankan masalah yang ada.

Reporter                  : Cidalia Fátima

Editor                       : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!